ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE
Kemendes

Perkembangan dan Tantangan Industri Peralatan Outdoor Indonesia

Jumat , 03 Mei 2019 | 00:29
Perkembangan dan Tantangan Industri Peralatan Outdoor Indonesia
Foto: Dok IIOutfest

Penulis: H. Yudie Kurniawan
Owner Brand Avtech

Kapan industri peralatan dan perlengkapan outdoor Indonesia dimulai? Pertanyaan seperti itu kerap muncul melihat pesatnya perkembangan aktivitas outdoor beberapa tahun terakhir. Aktivitas luar ruang seperti pendakian gunung, kian diminati masyarakat umum.

PHOTO-2019-05-01-09-39-38

Industri peralatan dan perlengkapan outdoor di Indonesia dimulai sejak kegiatan naik gunung marak dilakukan, sekitar tahun 1960 an. Saat itu barang outdoor merujuk pada peralatan TNI dengan model praktis dibawa dan menggunakan bahan yg kuat dan aman. Saat itu, bahan yang digunakan masih kaku, berat dan kurang nyaman

Lambat laun penyuka kegiatan outdoor semakin banyak, dan mulailah industri di sektor ini berkembang. Tahun 1970 mulai muncul produk mirip peralatan TNI baik lokal maupun produk luar negeri dengan modifikasi lebih ringan, kuat, aman dan nyaman. Dari situ, perkembangan industri peralatan dan perlengkapan outdoor kian melesat.

Sulit Bersaing
Meski industri peralatan dan perlengkapan outdoor di Indonesia terus melesat, namun hingga saat ini produk lokal sulit bersaing dengan produk impor karena keterbatasan bahan baku, tekhnologi mesin, akses bantuan manajemen dan keuangan serta perlindungan terhadap produk lokal.

Avtech yg mulai masuk dunia produk outdoor sejak tahun 1997 terus berusaha mengembangkan kreatifitas dan inovasi untuk memenuhi permintaan pasar Indonesia. Agar bisa bersaing dengan produk luar, dibutuhkan peran besar pemerintah dalam mendukung daya saing produk lokal melalui kemudahan akses keuangan, pengadaan bahan baku yg berkualitas, dan mesin utk meningkatkan produktifitas dan manajemen pemasaran

Peluang bisnis ini sesungguhnya kian luas, sejalan dengan perkembangan kegiatan outdoor di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki banyak potensi wisata outdoor (petualangan) yang belum tereksplor. ***

 

KOMENTAR