ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE
Kemendes

Jabar Wujudkan Desa Digital

Minggu , 14 April 2019 | 20:22
Jabar Wujudkan Desa Digital
Ilustrasi: mohamed Hassan from Pixabay

ARAHDESTINASI.COM: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo, melakukan launching Desa Digital di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, belum lama ini.

Program tersebut merupakan kerja sama antara Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil, mengatakan perogram itu bertujuan untuk menyediakan akses internet di desa yang sebelumnya tidak memiliki konektivitas sama sekali. BAKTI berkomitmen akan menginstalasi Very Small Aperture Terminal (VSAT) yang terhubung dengan satelit di 600 desa dengan Indeks Desa Membangun (IDM) berkembang dan tertinggal di Jawa Barat.

Saat ini sejumlah 155 titik VSAT di desa telah berstatus on air setelah diinstalasi oleh PT Dwi Tunggal Putra. Perangkat ini dipasang antara lain di Balai Desa, Kantor Desa, Pesantren, Sekolah, dan Puskesmas.

Sebanyak 600 desa usulan yang akan menerima fasilitas VSAT, merupakan hasil usulan urun daya masyarakat Jawa Barat melalui media sosial Gubernur Ridwan Kamil, yang oleh Jabar Digital Service telah diintegrasi dan diperkaya dengan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pendidikan, dan Dinas KUK Jawa Barat.

Ridwan mengatakan, Desa Digital merupakan konsep yang diusung oleh dirinya untuk memperkecil kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Diharapkan dengan terbukanya akses informasi ke dunia luar, masyarakat mampu memanfaatkan jaringan dan konektivitas internet untuk, mengakses konten pendidikan, meningkatkan produktivitas dan jangkauan pemasaran produk-produk lokal.

Dengan adanya konektivitas ini, membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakatnya secara langsung sekaligus membuka akses ke dunia luar untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga, kata dia, akan melibatkan Relawan TIK dan pendamping desa untuk bersama-sama memelihara fasilitas desa dan memanfaatkannya secara optimal.

Selain penyertaan infrastruktur dan peningkatan literasi digital, Emil berharap, setiap desa juga mampu memanfaatkan kanal informasi dan komunikasi. "Seperti instagram dan whatsapp group untuk berkomunikasi dengan perangkat desa dan mempromosikan potensi desa," katanya.

Setiap BUMDES juga, kata dia, diharapkan mampu mempromosikan produk-produk lokal menggunakan e-commerce dan bekerja sama dengan startup lokal menggunakan Internet of Things untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi aktivitas ekonomi, yang nantinya akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi digital. (*)

Editor : Farida
KOMENTAR