Sabtu, 20 April 2024

Singapura Realisasikan Program Kapal Pesiar yang Dikembangkan Indonesia


  • Selasa, 10 April 2018 | 10:45
  • | News
 Singapura Realisasikan Program Kapal Pesiar yang Dikembangkan Indonesia Jumpa pers penyambutan Genting Dream Cruise di Tanjung Priuk / Foto: dok arahdes

Indonesia dan Singapura telah sepakat meningkatkan kerja sama sektor pariwisata, khususnya untuk wisata kapal pesiar dan kegiatan Meeting, Incentive, Convetion, and Exhibition/Event (MICE). Kapal pesiar (cruise) ukuran besar Genting Dream setelah membuka rute pelayanan Singapura-Bali Utara-Surabaya pada November 2017, selanjutnya pada April 2018 singgah di Jakarta, Rabu, 4 April 2018.

Penyambutan kedatangan kapal pesiar dihadiri Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata, Indroyono Soesilo bersama Senior Vice President International Sales, Genting Cruise Lines, Michael Goh. Sebelum ke Jakarta, Genting Dream Cruises) singgah di Surabaya dengan membawa sekitar 4.000 wisman dari 11 negara. “Wisman kapal pesiar turun hanya beberapa jam di Jakarta, mereka ingin melakukan aktivitas wisata belanja dan kuliner yang membawa dampak ekonomi langsung terhadap masyarakat yang disinggahi,” kata Indroyono Soesilo.

Menurut Indroyono Soesilo, Singapura sangat cepat merealisasikan program kapal pesiar yang dikembangkan oleh Indonesia dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang ditargetkan sebesar 17 juta wisman dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019.

Pada kesempatan itu Indroyono Soesilo mengapresiasi Genting Dream yang telah membuka pelayaran ke Indonesia. ”Potensi pengunjung atau wisatawan dari kapal pesiar itu ada sekitar 3 juta penumpang yang bepergian di region dan kepulauan Indonesia, namun baru ada sekitar 10% yang mengunjungi Indonesia," ungkap Indroyono Soesilo.

Data yang diterima Kemenpar dari laporan kunjungan kapal pesiar pada 2017 tercatat sebanyak 200.000 wisatawan kapal pesiar, dan tahun 2018 diperkirakan ada 320.000 wisman, sedangkan target hingga akhir 2019 sebanyak 500.000 wisman kapal pesiar. “Dengan mulai dioperasikan pelabuhan kapal pesiar Benoa Bali pada September 2018 mendatang, target 500 ribu wisman cruises akan terlampaui,” katanya.

Michael Goh mengatakan, Genting Dream membawa sekitar 4.000 wisatawan dan 2.000 kru kapal dengan melayani rute Singapura-Celukan Bawang (Bali Utara)-Surabaya yang dimulai sejak November tahun lalu, kemudian pada April 2018 ini setelah dari Surabaya menyinggahi Jakarta dan kembali ke Singapura, yang dikemas dalam paket lima malam pelayaran.

Perusahaan kapal pesiar Genting Cruise Line antara lain mengoperasikan dua kapal pesiar terbesar di Asia Pasifik yakni Genting Dream dan World Dream. Genting Dream melayani palayaran antara lain dari Singapura ke Celukan Bawang (Bali Utara)-Surabaya-Jakarta- kembali ke Singapura yang dikemas dalam paket 5 malam pelayaran, sedangkan World Dream melayani Naha- Miyakojima (Jepang), dan Da Nang (Vietnam) dalam paket lima malam pelayaran.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru