ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Jalur Pendakian Bromo Ditutup Selama Nyepi

Minggu , 03 Maret 2019 | 01:16
Jalur Pendakian Bromo Ditutup Selama Nyepi
Foto: pixabay.com
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Menikmati suasana Hari Raya Nyepi tidak hanya bisa dilakukan di Bali, tetapi juga bisa di Desa Ngadas yang terletak di lereng Gunung Bromo, Jawa Timur. Suku asli daerah tersebut (Suku Tengger), sebagian besar menganut agama Hindu, sehingga wisatawan yang menginap di kawasan tersebut bisa ikut merasakan dan menghormati kearifan lokal.

Saat Nyepi, aliran listrik di pemukiman warga di Desa Ngadas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur akan dipadamkan selama Kamis (7/3) hingga Jumat (8/3). "Kami merekomendasikan untuk menutup akses jalan menuju Gunung Bromo mulai dari Desa Ngadas beserta juga pemadaman listriknya," kata Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo Bambang Suprapto di Probolinggo, baru-baru ini seperti dikutip Antara.

Aliran listrik di daerah itu akan dipadamkan mulai Kamis (7/3) pukul 05.00 hingga Jumat (8/3) pukul 05.00 WIB. Pemadaman tertuang dalam surat rekomendasi dengan Nomor: 37/REKOM/PHDI-KAB/X/2018 berdasarkan Sabha Pandita Paruman Dukun Pandita Kawasan Tengger Nomor: 21/REKOM/PDP-TENGGER/X/2018, bahwa dalam rangka Nyepi Tahun 1941 Saka/2019 Masehi, jalan menuju Gunung Bromo ditutup total dan pemadaman lampu dari Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Surat rekomendasi itu dilayangkan sejak jauh-jauh hari sebelum Hari Nyepi untuk dimaklumi semua calon wisatawan dan warga sekitar kawasan Gunung Bromo. Bambang berharap dengan adanya rekomendasi itu, maka Hari Raya Nyepi bisa berlangsung aman dan lancar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Tatok Krismarhento, mengatakan penutupan akses jalan dan pemadaman listrik di kawasan Gunung Bromo akan dilakukan untuk menghormati umat Hindu Suku Tengger di kawasan Gunung Bromo yang melaksanakan ibadah pada Hari Nyepi.

"Kami mengimbau kepada segenap masyarakat untuk menghormati perayaan Nyepi umat Hindu Suku Tengger sebagai kearifan lokal Kabupaten Probolinggo dan pemkab sangat mendukung untuk memberikan kesempatan kepada umat Hindu agar bisa menjalankan ibadahnya dengan damai," katanya.

Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) juga mengumumkan penutupan objek wisata Gunung Bromo yang memiliki ketingggian 2.329 meter dari permukaan laut (mpdl) selama sehari, yakni mulai 7 Maret 2019 pukul 05.00 WIB sampai dengan 8 Maret 2019 pukul 05.00 WIB karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Penutupan itu berlaku untuk seluruh jalur wisata menuju kawasan Gunung Bromo, baik melalui pintu masuk Cemorolawang Resor Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Wilayah Tengger Laut Pasir, pintu masuk RPTN Wilayah Gunung Penanjakan, dan pintu masuk Coban Trisula RPTN Wilayah Coban Trisula. (*)

KOMENTAR