ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE
Kemendes

Lombok Utara Bakal Punya Bale Pusaka Adat

Selasa , 12 Februari 2019 | 22:27
Lombok Utara Bakal Punya Bale Pusaka Adat
Foto Ilustrasi: arahdestinasi.com

ARAHDESTINASI.COM: Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, membangun Bale Pusaka Adat Sesait sebagai tempat penyimpanan benda-benda pusaka adat Wet Sesait dan sekaligus mendukung program pemerintah meningkatkan kunjungan wisatawan ke Desa Sesait.

Pembangunan Bale Pusaka Adat akan dilengkapi dengan lumbung dan pasar kreatif desa yang anggarannya berasal dari Dana Desa. "Lumbung dan pasar kreatif itu terkoneksi dengan Bale Pusaka. Rencananya dibangun pada 2019 dari dana desa," ujar Plt Kepala Desa Desa Sesait Raden Sawinggih seperti dikutip dari Antara.

Peletakan batu pertama pembangunan Bale Pusaka Adat Sesait dilakukan oleh Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar, di Desa Sesait, Kabupaten Lombok Utara, belum lama ini.

Hadir juga Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin, Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara H Burhan M Nur, Camat Kayangan H M Tohir, Pelaksana tugas Kepala Desa Sesait Raden Sawinggih, tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Sesait.

Raden Sawinggih mengatakan proses pembangunan Bale Pusaka Adat Sesait cukup lama. Mulai dari proses menggali informasi masyarakat sehingga terbentuklah desain dengan memadukan masjid kuno dan tambahan bangunan yang sudah ada sebelumnya.

Beberapa di antaranya adalah bale (bangunan rumah) yang difungsikan sebagai tempat menginap masyarakat dari luar Desa Sesait saat acara maulid adat. Ada juga perpustakaan adat dan naskah kuno yang digunakan sebagai tempat sekolah pembelajaran adat.

Menilai pentingnya keberadaan Bale Pusaka, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, meminta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk membantu menganggarkan melalui APBD. Pasalnya, ornamen prasasti tersebut salah satu pemacu destinasi wisata baru yang dikelola desa. Di samping sebagai upaya untuk melestarikan lembaga pranata budaya Sesait.

"Kita butuhkan gagasan atau ide cemerlang yang saling mendukung supaya adat dan budaya sebagai garda untuk pertahanan moral anak-anak kita," ucapnya. (*)

Editor : Aurora
KOMENTAR