ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Semua Pengunjung Gunung Rinjani Sudah Berhasil Dievakuasi

Selasa , 31 Juli 2018 | 23:55
Semua Pengunjung Gunung Rinjani Sudah Berhasil Dievakuasi
Foto: BNPB

ARAHDESTINASI.COM: Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) melaporkan bahwa kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani telah kosong. Sebanyak 244 orang Tim SAR Gabungan dari Basarnas, BTNGR, TNI, Polri, Dalmas, Mapala, tenaga medis, SAR Unit, dan relawan telah mengevakuasi semua pengunjung/wisatawan mau pun porter dan pemandu dari kawasan TNGR.

Hingga saat ini kawasan TNGR masih ditutup untuk pendakian dan wisata. PVMBG bersama BTNGR akan melakukan pemantauan di lapangan terkait ancaman longsor di jalur pendakian Sembalun dan Senaru. Adanya gempa-gempa susulan yang masih berlangsung dikhawatirkan juga dapat memicu longsor. Hingga pukul 10.00 tanggal 31 Juli, sudah terjadi 346 kali gempa susulan. Intensitas gempa dilaporkan makin mengecil. Oleh karena itu kawasan TNGR masih ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Melalui siaran pers Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPD Sutopo Purwo Nugroho memberikan rincian data selama proses evakuasi. Disebutkan, jumlah keseluruhan pengunjung yang berhasil dievakuasi sebanyak 1.226 orang, terdiri dari 696 orang warga negara asing (WNA) dan 530 orang warga negara Indonesia (WNI) selama proses evakuasi dari tanggal 29- 31 Juli, ada satu korban pendaki asal Makassar atas nama M Ainul Taslim. Almarhum telah berhasil dievakuasi oleh Tim Evakuasi Gabungan. Satu lagi korban gempa Lombok adalah warga negara Malaysia (di luar jalur pendakian) yang tertimpa reruntuhan bangunan.

Senin (30/7/2018) sebanyak 543 orang pengunjung yaitu 189 orang WNA dan 354 orang WNI dievakuasi Tim Evakuasi Gabungan. Semua menggunakan jalur darat. Selanjutnya Selasa (31/7/2018) dievakuasi 14 orang WNI dan 1 jenasah pendaki asal Makassar yang diduga meninggal dunia akibat tertimpa material longsoran bebatuan ketika beranjak dari Danau Segara Anak saat gempabumi.

Tiga helikopter milik BNPB, TNI AD dan PT AMNT disiapkan untuk evakuasi korban. Evakuasi yang berlangsung pada Selasa pagi (31/7), mengangkut 3 orang WNI dengan helikopter karena korban trauma dengan guncangan gempa dan pertimbangan kondisi kesehatan. Helikopter tersebut mendarat di Sembalun pada pukul 09.39. Satu jenasah dievakuasi dengan helikopter dan mendarat di Lapangan Camat Sembalun pada pukul 11.25. Jenasah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Mataram. Sedangkan 11 orang WNI dievakuasi melalui jalur darat. Dipandu oleh Tim Evakuasi Gabungan. Semuanya tiba di Posko Terpadu Sembalun dengan selamat. (*)

 

KOMENTAR