ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Mau Sukses? Ini Dukungan Kemendag untuk UKM

Kamis , 18 November 2021 | 23:38
Mau Sukses? Ini Dukungan Kemendag untuk UKM
Foto: pixabay.com
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Kementerian Perdagangan (Kemendag) memiliki 5 poin program agar Usaha Kecil Menengah (UKM) agar produk yang dihasilkan bisa mendunia.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan, mengatakan ada program pengembangan UKM ekspor di Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN).

"Kementerian Perdagangan memiliki beberapa kegiatan untuk memberi dukungan kepada para pelaku UKM untuk bisa masuk ke pasar ekspor,” ujar Marolop dalam webinar bertajuk Inginkah Produk Anda Mendunia?'yang diselenggarakan oleh netralnews.com, Kamis (18/11/2021).

Marolop memaparkan, ada 5 poin program pengembangan UKM ekspor yang dilakukan Kemendag agar produk yang dipasarkan bisa mendunia.

Pertama, soal sertifikasi dan pengembangan produk. Dalam hal ini, Kemendag memfasilitasi UKM berorientasi ekspor yang ingin mendapatkan sertifikasi akan produk-produk usahanya. Di antaranya Kemendag memfasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan, Sertifikasi Standar atau Pelabelan, dan Sertifikasi Kekayaan Intelektual.

Kedua, pemasaran dan promosi. Pemerintah, tutur Marolop, terus meningkatkan pemasaran produk UKM, salah satunya melalui keikutsertaan dalam pameran. Namun demikian, Marolop mengingatkan pelaku UKM agar memperhatikan keunikan dan keunggulan dari produk yang ingin dipasarkan, agar menarik konsumen saat dipamerkan.

Poin ketiga, terang Marolop, menyangkut nformasi pasar. Dia menegaskan pentingnya pelaku UKM memahami dan mengikuti perkembangan terkini di negara tujuan ekspor. Terkait hal itu, Kemendag menyediakan banyak layanan pendukung akses pasar ekspor bagi pelaku UKM.

"Ketika kita ingin menjual suatu produk, kita harus tau di mana tempatnya, maka akan lebih baik ketika mengetahui seperti apa pasar melihat produk kita. Kami dari Kementerian Perdagangan menyiapkan konsultan bisnis, market brief, market intelligence yang bisa digunakan.”

Poin keempat berkaitan dengan pengembangan SDM ekspor. Kemendag, kata Marolop, menyediakan pelatihan dan coaching program untuk SDM Ekspor. "Ada lembaga yang bisa menyiapkan para calon eksportir. Ada yang berbayar, ada yang gratis," ujarnya.

Terakhir atau kelima, kerja sama ekspor. Kemendag menurut Marolop, bekerja sama dengan berbagai lembaga di dunia untuk mengembangkan produk ekspor Indonesia.

“Ada program-program yang pemerintah yang digulirkan untuk membantu UKM melakukan ekspor. Namun, yang paling berperan dalam hal ini adalah pelaku UKM itu sendiri. Apa yang dilakukan tentu inisiasinya harus berasal dari pelaku UKM itu sendiri. Kami hanya memberikan dukungan, memfasilitasi untuk hal-hal yang bisa dilakukan," pungkasnya. (*)

KOMENTAR