ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Lion Air Group Jelaskan Penetapan Harga Tiket Pesawat

Rabu , 24 Juni 2020 | 18:28
Lion Air Group Jelaskan Penetapan Harga Tiket Pesawat
Ilustrasi: StockSnap from Pixabay
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Lion Air Group memberi edukasi tentang komponen penerapan harga di era kenormalan baru pada konsumen.

“Kami menjual harga tiket pesawat udara sesuai dengan aturan regulator yang berlaku, yakni Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri (KM 106/2019), dalam hal ini tidak melebihi ketentuan tarif batas atas dan tidak melebihi tarif batas bawah,” papar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis baru-baru ini.

Danang menegaskan, dalam penentuan harga jual tiket pesawat udara kelas ekonomi dalam negeri, Lion Air Group tidak pernah bekerjasama dan menentukan dengan pihak lain (di luar perusahaan).

Formulasi penghitungan yang digunakan adalah wajar dan sesuai keterjangkauan kemampuan calon penumpang membayar berdasarkan kategori layanan maskapai.

Lion Air Group telah menghitung dan memberlakukan harga jual tiket berdasarkan kategori layanan yang.diberikan sebagaimana Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri (PM 20/2019).

Contoh Tarif Rute Domestik Berdasarkan KM 106/2019

 

Rute Pesawat Propeller

Tarif Batas Atas (Rp)

Tarif Batas Bawah (Rp)

Aek Gondang (AEG) - Kualanamu (KNO)

862.000

302.000

Alor (ARD) - Kupang (KOE)

802.000

281.000

Ambon (AMQ) - Langgur (LUV)

1.743.000

610.000

Bima (BMU) - Lombok Praya (LOP)

888.000

311.000

Rute Pesawat Jet

Tarif Batas Atas

Tarif Batas Bawah

Balikpapan (BPN) - Soekarno Hatta (CGK)

1.614.000

565.000

Banjarmasin (BDJ) - Yogyakarta (YIA)

1.255.000

439.000

Denpasar (DPS) - Surabaya (SUB)

638.000

223.000

Gorontalo (GTO) - Makassar (UPG)

1.418.000

496.000

Jayapura (DJJ) - Sorong (SOQ)

1.387.000

485.000

Luwuk (LUW) - Makassar (UPG)

1.203.000

421.000

Makassar (UPG) - Tarakan (TRK)

1.419.000

497.000

Manokwari (MKW) - Sorong (SOQ)

744.000

260.000

Samarinda (AAP) - Surabaya (SUB)

1.430.000

501.000

Palangkaraya (PKY) - Surabaya (SUB)

1.160.000

406.000

Surabaya (SUB) - Labuan Bajo (LBJ)

1.388.000

486.000

Lion Air Group, terang Danang, menerapkan harga jual tiket di antara tarif batas atas dan tarif batas bawah (sesuai koridor ketentuan) serta memberlakukan pada rute-rute domestik lainnya.

“Untuk harga jual tiket pesawat udara saat ini merupakan implementasi penggabungan beberapa komponen menjadi kesatuan harga jual tiket pesawat,” ujarnya.

Komponen harga jual tiket pesawat udara sekali jalan (one way) untuk penerbangan langsung (non-stop) terdiri dari:

1. Tarif angkutan udara (fluktuasi dalam koridor tarif batas atas dan tarif batas bawah),

2. Pajak (government tax) 10% dari tarif angkutan udara,

3. Iuran wajib asuransi yang disingkat IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja),

4. Passenger Service Charge (PSC) atau airport tax, besarannya berbeda-beda mengikuti bandar udara di masing-masing kota. Sebagai informasi, mulai 1 Maret 2018, pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau PSC terbaru sudah termasuk ke dalam komponen harga tiket. Dengan demikian, jika ada perubahan pada tarif PSC akan mempengaruhi nominal pada harga tiket.

5. Biaya tuslah/ tambahan jika ada (surcharge). (*)

KOMENTAR