ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Xpressair Pindahkan Rute Penerbangan dari Yogyakarta ke Solo

Rabu , 19 Februari 2020 | 12:23
Xpressair Pindahkan Rute Penerbangan dari Yogyakarta ke Solo
Foto: hotelmurah.com
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Maskapai penerbangan Xpressair akan memindahkan rute penerbangan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta ke Bandara Adi Soemarmo Solo secara bertahap.

"Pada akhir Maret nanti kami akan memindahkan penerbangan tujuan Palembang, Samarinda, dan Pontianak ke Bandara Adi Sumarmo Solo," kata Sales Marketing and Corporate Supervisor Xpressair Irfan Setiawan di Balai Kota Surakarta, seperti dilansir Antara.

Sedangkan rute lain, yaitu Banjarmasin dan Lampung akan dipindahkan ke Bandara Ahmad Yani Semarang. Meski demikian, dalam waktu dekat maskapai tersebut juga akan menyediakan penerbangan ke dua rute tersebut melalui Solo.

"Jadi nanti akan ada lima penerbangan dari Solo yang kami layani, yaitu rute Palembang, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin, dan Lampung," katanya.

Sementara itu, dikatakannya, maskapai tersebut belum ingin membuka penerbangan ke New Yogyakarta International Airport (NYIA) karena belum bisa mengukur pangsa pasar di bandara tersebut. "Berbeda dengan Bandara Adi Soemarmo kan sudah eksis," katanya.

Selain itu, dikatakannya, Bandara Adi Soemarmo juga sudah ditunjang dengan sejumlah fasilitas baru, di antaranya kereta api bandara, terhubung dengan jalan Tol Transjawa, dan memiliki terminal baru.

Ia mengatakan pada tahap awal penerbangan rute tersebut akan dilayani 3-4 kali dalam satu minggu. Meski demikian, jika permintaan terus meningkat hingga tingkat keterisian mencapai 80-90 persen maka tidak menutup kemungkinan penerbangan dibuka setiap hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan berharap rute baru tersebut dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Solo.

Untuk mengimbanginya, di sisi lain pihaknya juga akan melakukan upaya promosi pariwisata dengan terlebih dahulu melakukan kajian mengenai karakteristik penumpang Xpressair.

"Dengan demikian, promosi wisata yang dilakukan bisa lebih tepat sasaran.” (*)

KOMENTAR