ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

NTB Luncurkan Medical Tourism Pertama di Indonesia

Minggu , 15 Desember 2019 | 15:54
NTB Luncurkan Medical Tourism Pertama di Indonesia
ilustrasi: mcmurryjulie from Pixabay

ARAHDESTINASI.COM: Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan wisata medis atau medical tourism pertama di Indonesia.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan keindahan alam NTB yang memikat ditambah keramahtamahan masyarakat yang didukung jasa pelayanan medis yang ramah dapat memberikan rasa nyaman dan bahagia kepada pasien, sehingga dapat mendorong optimisme untuk segera sembuh.

"Dengan eksotisme alam di NTB, akan menghadirkan rasa bahagia dan kenyamanan bagi pasien. Harapan hidup dan sembuh itu lahir karena adanya kenyamanan," ujarnya seperti dikutip Antara.

Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RUSDP) NTB sebagai rumah sakit terbesar milik masyarakat NTB menawarkan produk unggulannya berupa pengobatan radioterapi. Layanan radioterapi itu didukung peralatan canggih dengan kapasitas layanan bisa mencapai 80 pasien sehari. Bahkan CT Scan Simulator milik RSUD NTB tersebut merupakan yang pertama kalinya di Indonesia. Selain itu, pesawat sinar radioterapinya pun merupakan pesawat versi yang paling baru.

Lauching wisata medis yang dilakukan akhir pekan ini, diramaikan dengan gelar pameran produk-produk obat-obatan produksi IKM, seperti berbagai jenis jamu dan beragam obat herbal serta peralatan medis/terapi berbasis kearifan lokal lainnya.

Rumah sakit lainnya di Lombok, baik rumah sakit swasta maupun pemerintah ikut mengambil peran dalam acara peluncuran tersebut dengan membuka stand dan memamerkan produk unggulan mereka.

Rumah Sakit Harapan Keluarga menawarkan produk jasa layanan unggulan berupa treatment cuci darah. Demikian juga RS Risa Centra Medica dengan Baby SPA, dan produk kesehatan lainnya. Seluruhnya akan berkolaborasi dengan RSUD NTB sebagai fasilitator dalam program NTB Medical Tourism.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, menjelaskan bahwa medical tourism merupakan langkah awal bagi Pemprov NTB. Bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ASITA, dan berbagai rumah sakit pemerintah dan swasta di Mataram, diharapkan dapat menjadikan pariwisata di NTB semakin kuat.

Promosi akan gencar dilakukan di berbagai belahan dunia di bantu oleh stake holder terkait. Terlebih keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi super prioritas nasional. Apalagi di tahun 2021 nanti balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP akan digelar di Lombok, NTB. "Ini menjadi salah satu langkah kita untuk mewujudkan NTB Gemilang," katanya.

Untuk mendukung medical tourism, telah dipersiapkan pemandu medis untuk mendampingi para pasien medical tourism tersebut. Setelah menyandang predikat World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination, kini NTB memulai langkah pertamanya mengembangkan medical tourism atau wisata medis. (*)

KOMENTAR