ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE
Kemendes

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Rabu , 14 Agustus 2019 | 09:53
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas
Foto: tribunews.com
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), dini hari (15/8) Gunung Merapi mengeluarkan awan panas. Jarak luncur hingga 950 m ke arah hulu Sungai Gendol.

Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi ±95.80 detik. Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu ditetapkan status level II atau Waspada' sejak 21 Mei 2018.

Beberapa hari sebelumnya gunung dengan ketinggian 2.968 m dpl ini mengalami erupsi namun tidak terus menerus. BPPTKG mencatat melalui rekaman seismograf pada 10 Agustus 2019 terjadi 10 kali gempa guguran, 1 kali gempa hembusan, 1 kali gempa frekuensi rendah, 1 kali gempa Hybrid/fase banyak dan 2 kali gempa Tektonik Jauh.

Terkait dengan status aktivitas Gunung Merapi pada level II, Badan Gelologi merekomendasikan beberapa poin sebagai berikut:
1. Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
2. Radius 3 km dari puncak agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
3. Masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana III diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi.

Kawasan Rawan Bencana (KRB) III merupakan kawasan yang sering terlanda awan panas, aliran lava, lontaran bom vulkanik. Pada kawasan ini, siapa pun tidak direkomendasikan untuk membuat hunian tetap dan memanfaatkan wilayah untuk kepentingan komersial. Otoritas setempat memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti rekomendasi dari pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi. (*)

KOMENTAR