ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE
Kemendes

Danau Toba Ditargetkan Sumbang Devisa Rp14 Triliun

Sabtu , 20 Juli 2019 | 01:10
Danau Toba Ditargetkan Sumbang Devisa Rp14 Triliun
Foto: Dok Biro Komblik Kemenpar
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Destinasi wisata Danau Toba ditargetkan mampu menyumbangkan devisa hingga Rp14 triliun pada 2020 sebagai salah satu destinasi wisata superprioritas yang terus didorong perkembangannya oleh Pemerintah.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pada 2020, pemerintah menggelontorkan angaran tambahan sebesar Rp6,4 triliun yang dibagi keempat destinasi superprioritas ke beberapa Kementerian/Lembaga.

“Bila dirata-rata masing-masing destinasi mendapat Rp1,6 triliun. Namun Danau Toba diharapkan bisa lebih besar atau mendapat Rp2 triliun karena luas wilayahnya juga besar. Dengan investasi itu Danau Toba ditargetkan menghasilkan 1 juta wisman atau devisa 1 miliar dolar Amerika atau mencapai Rp14 triliun,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, saat mengunjungi The Caldera Toba Nomadic Escape di Toba Samosir, Sumatera Utara, baru-baru ini.

Nilai investasi Rp2 triliun itu dianggap tidak seberapa bila dibandingkan dengan target devisa yang mencapai Rp14 triliun pada 2020.

Arief Yahya optimis target tersebut bisa dicapai, karena jumlah penumpang di Bandara Silangit yang tumbuh signifikan pada 2016-2017, mencapai 300 persen. Angkanya dari 90 ribu tumbuh menjadi 280 ribu penumpang.

“Dulu siapa yang mau mendarat di Silangit. Terbukti di tahun 2018 jumlahnya mencapai 480 ribu penumpang,” katanya.

Untuk mewujudkan target itu, katanya, pemerintah mendorong unsur Atraksi, Akses, dan Amenitas di Danau Toba agar berstandar internasional. “Target 1 juta wisatawan itu bisa tercapai bila semuanya sudah berstandar internasional,” tukas Arief.

Dari sisi atraksi, salah satu danau vulkanik terbesar di dunia itu ditargetkan akan mendapat pengakuan internasional dari Unesco Global Geopark tahun ini.

Sementara dari sisi Akses, infrastruktur bandara Silangit sudah siap menjadi bandara internasional. Untuk jalur darat, jalan tol dari Kualanamu-Tebing Tinggi diharapkan berlanjut hingga Parapat.

“Jalan outer ring road di sekitar Samosir dan sekitar Danau Toba juga sudah confirm, ada juga 4 pelabuhan semua confirm. Sementara untuk Amenitas sudah ada proyeksi investasi sebesar Rp6 triliun dari 7 investor,” paparnya. (*)

KOMENTAR