ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Menikmati Salju Musim Panas di Tateyama Jepang

Senin , 22 Juli 2019 | 07:45
 Menikmati Salju Musim Panas di Tateyama Jepang
Foto: alpen-route.com

ARAHDESTINASI.COM: Mungkinkah melihat salju di musim panas? Jawabannya ternyata sangat mungkin. Jika ingin mendapat suasana keceriaan musim panas sekaligus keindahan salju, maka datanglah ke Jepang.

Negeri ‘Matahari Terbit’ itu memiliki destinasi Tateyama yang dikenal indah dengan selimut salju dan dinding es yang bisa bertahan hingga bulan Juni.

Bagaimana jika datang berkunjung di puncak musim panas Jepang pada bulan Juli? Jangan khawatir di awal-awal bulan Juli, sisa-sisa selimut salju masih bisa dilihat dengan jelas. Pengunjung juga masih bisa bermain dengan salju. Hanya saja, dinding es tinggi yang mengapit jalanan sudah menghilang.

Tateyama kini semakin banyak diminati wisatawan. Destinasi itu memang menyenangkan dan memungkinkan wisatawan melihat dan bermain salju di musim panas. Datang ke Tateyama berarti bisa menikmati banyak spot-spot menarik. Mulai dari dinding es yang terkenal di Murodo, bendungan (dam), dan masih banyak lagi.

AA026D45-ED40-456F-8300-29E21B2A8C4B


Akses dan Tiket
Wisatawan tidak perlu bingung, karena sudah ada informasi rute lengkap yang disebut dengan Kurobe Alpine Route. Titik keberangkatan bisa dimulai dari Stasiun Kereta Toyama dan berakhir di Stasiun Omachi, atau sebaliknya. Jika memutuskan menggunakan rute penuh, maka akan melalui semua rute wisata Tateyama (lihat peta rute). Biaya untuk menjalani semua rute itu, dengan asumsi satu arah dari Toyama hingga Omachi atau sebaliknya sekitar Rp1.350.000.

japanguide

Grafis route: japan-guide.com

Bagaimana kalau rute bolak-balik? Biayanya memang bisa jadi membengkak. Jika memang rute bolak-balik yang dipilih, ada pilihan tiket pass Alpine-Takayama-Matsumoto Area yang bisa dibeli di kantor JR Stasiun Toyama atau beberapa kantor JR di Tokyo, Osaka, Kyoto. Harganya 17.500 yen atau sekitar Rp2,3 juta untuk lima hari.

Karena biaya yang cukup mahal dan waktu yang dibutuhkan cukup lama (minimal satu harian), banyak wisatawan yang memangkas rute hingga Murodo, tempat dinding es yang menakjubkan. Langkah itu juga yang saya lakukan.

Setelah menimbang-nimbang, maka dari Stasiun Toyama diputuskan melanjutkan perjalanan hanya sampai Murodo. Di Stasiun Toyama kami membeli tiket bolak-balik (Toyama-Murodo-Toyama) sekitar Rp900 ribu.

Rute perjalanannya dari Toyama disambung kereta menuju Tateyama Stasiun, kemudian dilanjutkan dengan Cable Car menuju Bijodaira, dan lanjut bus ke Murodo. Pengemudi bus sudah tahu betul kapan harus melambatkan laju agar wisatawan bisa memotret pemandangan yang memang menakjubkan.

IMG_1355

Sayang awal Juli itu, dinding es Murodo sudah tidak tampak. Namun sepanjang jalan, selimut es masih membentang. Sesampai di Murodo bentangan es masih terlihat jelas. Wisatawan bisa bermain salju, berfoto di atas salju dan kegiatan lain. Sore hari sekitar pukul 15.30, kami kembali ke Toyama untuk mengejar kereta ke Osaka.

Pertanyaannya, bagaimana cara mencapai Stasiun Toyama mau pun Omachi? Kedua stasiun itu bisa ditempuh dengan kereta cepat Shinkansen. Sebagai gambaran, dari Stasiun Tokyo biayanya sekitar Rp1,7 juta sekali jalan. Dari Stasiun Osaka sekitar Rp1,3 juta. Gambaran biaya bisa dilihat di beberapa aplikasi kereta api Jepang atau di hyperdia.com.

Buat yang memiliki JR Pass, biayanya bisa menjadi lebih ringan, karena rute ke Toyama dan Omachi sudah termasuk dalam cakupan kereta yang dioperasikan JR.Perlu tidaknya membeli JR Pass, nanti akan saya bahas tersendiri.

Jika tidak berniat menginap di Toyama atau Omachi karena keterbatasan waktu berlaku berlibur atau masa berlaku JR Pass misalnya, naiklah kereta paling pagi, supaya bisa sampai di Toyama lebih awal. Dari Tokyo perjalanan membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Itu berarti jika berangkat pukul 06.00, sampai di Toyama sekitar pukul 8.30.

Begitu sampai di Toyama atau Omachi, bisa langsung membeli tiket (lokasinya  tanya saja ke pusat informasi di Stasiun Toyama). Sebagai tambahan informasi, kereta dari Toyama menuju Tateyama, letaknya hanya beberapa langkah dari loket pembelian tiket terusan (dalam kasus saya Toyama - Murodo - Toyama).

Buat yang membawa-bawa koper karena akan langsung melanjutkan perjalanan ke Osaka, Kyoto, atau pun desa adat Shirakawa-Go, koper bisa dititipkan dulu di loker Stasiun Toyama. Penitipan koper yang hampir selalu ada di setiap stasiun (terutama stasiun-stasiun kereta besar) akan saya bahas di tulisan berikutnya.

O iya, informasinya, Tateyama tutup antara November hingga Februari (*)

Kontributor: Lintang Rowe
IG: @lintangrowe

KOMENTAR