ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE
Kemendes

Wisata Sejarah di Rerimbunan Hutan Papua Barat

Kamis , 14 Maret 2019 | 00:52
Wisata Sejarah di Rerimbunan Hutan Papua Barat
Foto: Dok Biro Komblik Kemenpar

ARAHDESTINASI.COM: Papua tak hanya kaya keindahan alam, tetapi juga memiliki wisatawa sejarah. Jika datang ke Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, jangan lupa mendatangi wisata sejarah berupa tank peninggalan perang dunia II (PD II), tepatnya di Distrik Bikar.

Lokasi Distrik Bikar tidak jauh dari tempat pengintaian Burung Cendrawasih (bird watching) yang ada di kabupaten tersebut. Wisatawan dalam satu kali perjalanan bisa mendatangi dan melakukan dua aktivitas itu sekaligus (baca: Keindahan Cendrawasih di Hutan Tambrauw).

Warga yang sudah terbiasa menjadi pemandu lokal akan mengantar melalui jalan satu-satunya untuk mencapai lokasi Tank Peninggalan PD II. Jangan khawatir, medan yang ditempuh tidak berat, jalannya relatif rata.

Beberapa saat setelah menyusuri jalan setapak, bisa dilihat beberapa tank teronggok di rerimbunan tanaman hutan. Tank yang ditemukan diperkirakan berjenis amfibi dan artileri. Meski tampilannya sudah banyak karat, namun masih utuh. Roda dan rantai yang melekat pada tank pun tak terlepas dari tempatnya. Beberapa bagian sengaja dirusak agar tank tidak bisa digunakan lagi.

PHOTO-2019-03-09-15-23-44

Konon, tank tersebut merupakan peninggalan Perang Dunia II dimana di dalamnya terdapat peran tentara Amerika yang membantu penduduk pribumi untuk menyerang pasukan perang Jepang. Tank tersebut adalah milik musuh yang sengaja disembunyikan warga jauh di dalam hutan agar mereka tidak lagi melakukan penyerangan.

Taktik yang digunakan berhasil, dengan hilangnya tank milik musuh, maka kekuatan untuk menyerang pun berkurang. Meski begitu, tank tersebut tidak dirusak, hanya dibiarkan begitu saja di dalam hutan. Dulu, tank yang teronggok seperti ini juga banyak ditemui dipinggir pantai. Namun, tank tersebut banyak dipereteli warga, beberapa bagian besinya diambil untuk dijual atau dimanfaatkan.

Tank bisa ditemukan di tiga area. Dua area berdekatan dan hanya berjarak sekitar 50 meter, sementara satu area berjarak cukup jauh diperlukan waktu tempuh seharian penuh untuk mencapai lokasi tersebut. Menurut warga, di lokasi yang jauh ada peninggalan bangkai helikopter. Tapi karena jauhnya lokasi, kebanyakan wisatawan hanya mengunjungi dua lokasi pertama.

Melihat potensi wisata Tambrauw yang luar biasa, Pemda setempat pun mendorong masyarakat sekitar untuk ikut mengelola dan menjaga kelestarian objek-objek wisata yang ada di dalam hutan-hutan Tambrauw. Pemda juga akan segera memetakan potesi wisata, sehingga bisa menjadi panduan bagi wisatawan.

Akses
Dari Jakarta menuju Manokwari, Ibu Kota Provinsi Papua Barat, bisa dicapai dengan pesawat udara dengan lama perjalanan sekitar 4 jam. Setelah itu, dilanjutkan dengan kendaraan menuju berbagai lokasi yang akan dicapai, mulai dari tempat pengamatan Cendrawasih. hingga wisata sejarah tank-tank PD II. (*)

(*)

KOMENTAR