ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE
Kemendes

Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Rinjani

Sabtu , 02 Maret 2019 | 23:53
Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Rinjani
Foto: paketwisata.id / Foto dalam: thelangkahtravel.com

ARAHDESTINASI.COM: Ini cara lain menikmati keindahan dan kesejukan Gunung Rinjani yang jalur pendakiannya sampai saat ini masih ditutup. Cobalah datangi Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep yang menawarkan keindahan alam di kaki Gunung Rinjani dan kesegaran udara yang terasa bisa membasuh paru-paru. Dua air terjun bertumpuk yang terletak di Desa Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat itu memang mempesona. Jatuhan airnya mengalir di antara bebatuan dan hijau dedaunan.

Air Terjun Tiu Kelep terletak di atas Sendang Gile. Keduanya memiliki jatuhan air yang sama-sama indah. Jika beruntung, terkadang lengkungan pelangi muncul dan mengundang decak kagum pengunjung. Air Terjun Sedang Gile bisa ditempuh sekitar 15 menit berjalan kaki dari pintu gerbang pendakian Gunung Rinjani. Di tempat itu, wisatawan bisa bersantai, menyesap kopi sembari menikmati runtuhan air yang membentuk kabut tipis.

kelep lagi

Tiu Kelep
Jangan puas dengan satu pemandangan itu saja. Jika suka tantangan, tapaki jalan setapak di antara rerimbunan pepohonan, melintasi sungai, jembatan, saluran irigasi, menuju Air Terjun Tiu Kelep. Siapkan stamina, karena setelah gempa bumi tahun lalu, jalur yang biasa dilalui untuk sementara tidak digunakan. Wisatawan dialihkan ke jalan setapak. Medannya cukup menantang dan butuh waktu sekitar 45 menit perjalanan. Saat ini, jalan setapak itu masih menyisakan beberapa longsoran dan pohon tumbang akibat bencana tahun lalu.

"Sebenarnya jalur menuju ke air terjun Tiu Telep bukan lewat sini, tapi lewat atas. Karena kena longsoran gempa, jadi kita harus melintasi sungai," kata Abdullah, salah seorang warga Desa Senaru seperti dikutip Antara.

Perjalanannya memang cukup melelahkan, namun akan segera terhibur begitu mendengar deru air, apalagi saat melihat keindahan dan kemegahan Air Terjun Tiu Kelep yang lokasinya bak surga tersembunyi, berada di antara dua punggung gunung.

Abdullah yang kerap mengantar wisatawan berkisah, kebanyakan turis asing dari Eropa dan China yang datang ke Air Terjun Tiu Kelep. “wisatawan lokalnya jarang. Mungkin karena jaraknya cukup jauh dan harus melewati jalan setapak yang cukup ekstrem,” katanya.

Di Tiu Kelep, wisatawan bisa bersantai menikmati pemandangan dan bersiap basah terkena derasnya cipratan air. Sangat menyenangkan bisa melihat keindahan dan hijaunya alam serta udara yang terasa supersejuk.

Setelah puas, saatnya bersiap kembali ke Desa Senaru. Tentunya akan melewati lagi Air Terjun Sedang Gile lagi. Tidak ada salahnya mampir lagi di warung yang ada di sekitar Sendang Gile, memesan kopi atau teh manis, berikut camilan sembari beristirahat merasakan semilir angin. Di Kawasan Sendang Gile tersedia fasilitas mushala dan tempat pemandian umum.

Akses dan Tips
- Desa Senaru bisa ditempuh sekitar 2,5 jam perjalanan dari Mataram. Disarankan menyewa kendaraan roda empat mau pun sepeda motor, karena jauh lebih praktis.
- Bawalah plastik kedap air jika ingin ke Air Terjun Tiu Kelep, karena percikan airnya cukup deras.
- Wisatawan dikenai retribusi Rp10.000.
- Jika memutuskan naik ke Tiu Kelep, sebaiknya menggunakan jasa pemandu lokal. Biayanya tergantung negoisasi.
- Jika ingin lebih praktis lagi, bisa memesan paket perjalanan di Mataram. Harganya bervariasi, biasanya jumlah orang mempengaruhi harga.

Ayo kita telusuri keindahan Lombok. Besantai sembari berpartisipasi menggeliatkan kembali ekonomi masyarakat Lombok, pascagemba bumi tahun lalu. (*)

Editor : Aurora
KOMENTAR