Selasa, 05 Maret 2024

Singapura akan Dijadikan Tourism Hub


  • Jumat, 18 Januari 2019 | 20:35
  • | News
 Singapura akan Dijadikan Tourism Hub Foto: Dok Kemenpar

ARAHDESTINASI.COM: Menteri Pariwisata (Menpar) akan menjadikan Singapura sebagai transportation dan tourism hub. “Ada 62 juta penumpang yang melewati Singapura dan 7.200 penerbangan per minggu. Ssangat potensial untuk kita manfaatkan. Saya bilang, lebih mudah menjaring di kolam tetangga yang sudah banyak ikannya. Ada potensi 11 juta wisman yang bisa kita jaring datang ke Indonesia," ujar Arief Yahya saat bertemu dengan Singapore Tourism Board (STB) di sela-sela ATF di Ha Long Bay, Vietnam, belum lama ini.

Menpar menceritakan sukses program Hot Deals di Kepri, Batam-Bintan, di akhir 2018. Ada 700 ribu paket yang terjual dalam waktu 3 bulan, dan akan dilanjutkan di 2019 dengan target 1 juta paket. Hot Deals ini menjadikan Singapura sebagai market yang potensial, terutama di hari biasa, Senin sampai Kamis dengan program diskon 60% ke Batam-Bintan.

"Tiga hal yang direspons positif oleh STB. Pertama, soal Singapura sebagai tourism hub buat Indonesia. Kedua pengembangan dan promosi bersama cruise, atau kapal pesiar. Ketiga tentang investasi di 10 Bali Baru atau 10 Destinasi Prioritas yang sudah ditetapkan oleh Presiden Jokowi," katanya.

Kini dikembangkan lagi oleh Menpar Arief Yahya, bukan hanya masyarakat Singapura (Singaporean) dan expatriat yang menjadi pasar utama, tetapi juga wisatawan dari China dan India, yang merencanakan berwisata ke Singapura. Mereka akan diarahkan ke Batam-Bintan. "Tentu, kerjasama teknisnya dengan travel agent dan tour operator yang beroperasi di Singapore.”

Keith Tan Kean, Chief Executive STB, didampingi Assistant Chief Executive for International Group STB Chee Pey, Assistant Director for International Relations of STB Chan, dan Jazz Lou, staff STB juga merespon baik pertemuan dengan jajaran Menpar Arief Yahya. "Kami mengucapkan selamat atas peresmian kantor VITO di Singapore,” ujar Keith Tan Kean.

Pertemuan dengan STB itu sangat penting buat Indonesia, karena tourism hub itu harus mulai dijalankan dengan cepat di awal tahun 2019 ini. Bahkan ketika Keith menanyakan soal strategi Indonesia untuk menarik wisman MICE, Menpar Arief Yahya menjawab, biarkan MICE di Singapura, tetapi bermain-mainnya di Batam Bintan."Saya kira strategi itu lebih cepat. Singapura kuat di MICE. Indonesia kuat di culture and nature," ujarnya. (*)

Editor : Lintang Rowe

News Terbaru