ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Geopark Pongkor Bersiap Mendapat Pengakuan UNESCO

Rabu , 24 Oktober 2018 | 01:21
Geopark Pongkor Bersiap Mendapat Pengakuan UNESCO
Foto: IG @geoparkpongkor
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Geopark Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat resmi menjadi geopark lokal di Kabupaten Bogor dan bersiap untuk mendapatkan pengakuan secara nasional maupun dunia dari UNESCO Global Geopark (UGG).

"Ini sudah ada penilaian kenaikan status dan evaluasi nasional tahun 2018 dan masuk pada wilayah geopark yang berada di kuadran ketiga yang PDRB-nya rendah, IPM-nya rendah, kantung kemiskinannya tinggi dan angka pendidikan rendah," kata Kepala Litbang Bappeda Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah di Cibinong, seperti diberitakan Antara.

Dengan adanya status tersebut, Geopark Pongkor memiliki harapan dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat sekitar. Peningkatan itu, kata Syarifah, dapat dilakukan dengan cara pengolahan usaha kecil menengah (UKM).

Konsep geopark, tambanya, mulai disosialisasikan pada kegiatan musrenbang sebagai konsep alternatif untuk membangun ekonomi kecil kerakyatan mandiri. Pihaknya juga sudah melakukan penyusunan pengukuran secara pemetaan yang dapat menjadi kerangka acuhan sistematik pola daerah. "Kami belajar dari Geopark Ciletuh, dan kami sudah mempersiapkan diri menjadi UNESCO Global Geopark dengan berbagai kebanggaan," katanya.

Untuk pengembangan masyarakat, katanya, masyarakat Pongkor yang tadinya bermata pencaharian sebagai gurandil atau penambang emas ilegal, kini sudah mulai beralih menjadi pelaku di geopark. Bahkan masyarakat mempunyai inisiatif untuk membuka berbagai peluang sendiri untuk menunjang Geopark Pongkor. Di antaranya membuat akses jalan untuk mempermudah ke arah Geopark, membuat penginapan lokal, dan mulai mempertunjukkan berbagai hiburan atau wisata bertajuk alam. "Peluang itu ternyata tidak dibiarkan oleh masyarakat, dan tentunya itu tidak memakai anggaran dari Pemkab Bogor dalam pembangunannya," katanya.

Tenaga ahli bidang pengembangan kawasan geopark dan Ketua Tim Percepatan Pengembangan Geopark Kementerian Pariwisata,Yunus Kusumabrata mengatakan Pemkab Bogor adalah ujung tombak dalam membangun geopark. "Tapi kalau pemerintah daerah lambat, maka lambat pula pembangunan geopark dan mungkin usaha pembentukan untuk beralih ke UGG akan menjadi terhalang," katanya.

Yusud menambahkan, pengusul geopark nasional harus melengkapi dokumen atau data pendukung yang sesuai. “Hari ini kita sudah menerima delapan calon geopark nasional. Ini menunjukan respon bupati, wali kota dan gubernur untuk membangun geopark sudah meningkat," katanya.

Yunus menambahkan, saat ini adalah tahapan presentasi dan verifikasi, yakni langkah yang harus dilalui sebelum akhirnya disusul terbitnya Perpres mengenai geopark nasional. "Insya Allah pada bulan November pengumuman atau keputusan ini terbit. Nanti akan langsung diberikan kepada Geopark Pongkor melalui pemerintah daerahnya," katanya. (*)

KOMENTAR