ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Sandiaga Uno Optimistis Ijen Lolos Penilaian UNESCO Global Geopark

Senin , 06 Juni 2022 | 23:09
Sandiaga Uno Optimistis  Ijen Lolos Penilaian UNESCO Global Geopark
Foto ilustrasi: Ijen /pixabay.com
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meyakini Geopark Ijen yang memiliki potensi besar dan sudah dikenal dunia internasional bisa lolos penilaian UNESCO pada 9-13 Juni 2022 dan mendapatkan status UNESCO Global Geopark (UGG).

“Geopark ijen skalanya sudah mendunia. Memiliki potensi yg lebih besar dan saya optimistis bisa segera goal, membuka lapangan kerja baru dengan aspek berkelanjutan ke arah pariwisata Banyuwangi berbasis geo wisata,” ujar Sandiaga Uno saat menghadiri Rapat Evaluasi Kesiapan SKPD Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi terkait kesiapan kunjungan assessor Geopark.

Sandiaga kemudian berbagi pengalaman ketika Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengharapkan masukan agar Geopark Ijen bisa disetujui dan mendapat status UGG. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyadari betul bahwa pengakuan UNESCO bukan hanya akan menjadi pendorong pengembangan wisata berkelanjutan, tetapi juga akan membawa promosi gratis ke dunia, sehingga akan memicu kedatangan wisatawan mancanegara ke Indonesia, khususnya Banyuwangi.

Saat ini, papar Sandiaga, Indonesia telah memiliki 6 geopark yang sudah diakui UNESCO. Dari enak geopark tersebut Menparekraf terlibat langsung dalam persiapan Geopark Belitong. Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, Sandiaga membeberkan dan mengingatkan kembali persentase penilaian yang jadi patokan tim UNESCO.

Dia menyebutkan, 35 persen penilaian meliputi geologi dan landscape, 25 persen struktur pengeoolaan dan manajemen serta komitmen dari pemerintah daerah dan masyarakat, 15% pendidikan dan lingkungan serta sosialisasi lintas bidang sampai ke kecamatan dan masyarakat, 15% geowisata, dan 10% pembangunan ekonomi wilayah berkelanjutan.

“Ini saya rasa benar-benar perlu dipersiapkan. Saya optimistis, Ijen yang memiliki potensi besar ini bisa segera goal, membuka lapangan kerja baru dan kian mengukuhkan arah pariwisata Banyuwangi yang berbasis geo wisata,” katanya.

Jika Geopark Ijen berhasil ditetaokan sebagai UGG, maka tambah Sandiaga, akan melengkapi 6 UGG yang sudah ada, yakni Geopark Batur ditetapkan 2012, Geopark Gunung Sewu (2015), Geopark Cileteuh (2018), Geopark Kaldera Toba (2020), dan Geopark Belitung (2020).

Dalam rapat tersebut, salah satu ahli yang masuk dalam tim pre assessor dari Indonesia Hanang Samodra, memberi gambaran bahwa Geopark Ijen ditetapkan sebagai geopark nasional pada 20 November 2018. Geopark Ijen masuk dalam dua kabupaten, yakni Banyuwangi dan Bondowoso. Ada 25 kecamatan yang masuk Banyuwangi, dan 14 kecamatan masuk Bondowoso.

Banyuwangi sendiri merupakan satu-satunya kabupaten yang dikelilingi empat taman nasional, yakni Taman Nasional Baluran, Taman Nasional Alas Purwo, Taman Nasional Meru Betiri dan Kawah Ijen. (*)

KOMENTAR