ARAH KITA | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

UNESCO Minta Indonesia Hentikan Sementara Pembangunan di TN Komodo

Minggu , 01 Agustus 2021 | 23:30
UNESCO Minta Indonesia Hentikan Sementara Pembangunan di TN Komodo
Foto: Bowo Ikhsanto from Pixabay
POPULER

ARAHDESTINASI.COM: UNESCO meminta pemerintah Indonesia diminta menghentikan sementara semua proyek di dalam dan sekitar Taman Nasional Komodo karena berpotensi berdampak pada nilai universal luar biasa atau Outstanding Universal Value (OUV).

Permintaan itu tertuang dalam keputusan tertulis Komite Warisan Dunia Unesco Nomor 44 COM 7B.93 dan dibahas dalam konvensi online pada 16-31 Juli 2021.

Selain diminta menghentikan sementara, Pemerintah Indonesia juga diminta mengajukan revisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk ditinjau oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

UNESCO seperti tertulis dalam dokumentasi WHC/21/44.COM/7B, menyebutkan bahwa pada 9 Maret 2020 telah mengirim surat ke Indonesia meminta klarifikasi mengenai informasi pihak ketiga tentang pengembangan yang terjadi di Pulau Rinca dan Pulau Padar.

Indonesia membalas surat tersebut padal 30 April dan 6 Mei 2020, menjelaskan Rencana Induk Pariwisata Terpadu (ITMP) untuk Labuan Bajo, termasuk pulau Rinca dan Padar, serta Rencana Pengelolaan Jangka Menengah 10 tahun dan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang.

Pada 30 Oktober 2020, Komite meminta pemerintah Indonesia tak melanjutkan proyek infrastruktur yang mungkin berimbas pada IUCN. Kemudian Pemerintah Indonesia menyerahkan dokumen Amdal untuk pembangunan infrastruktur pariwisata di Pulau Rinca.

Selanjutnya IUCN kemudian meminta pemerintah Indonesia merevisi Amdal tersebut berdasarkan Pedoman Internasional dan Catatan Rekomendasi IUCN. Kemudian Pemerintah Indonesia diminta menyerahkan laporan itu secara tertulis dan lewat pertemuan virtual pada 5 November 2020. UNESCO kemudian mengulangi permintaan tersebut melalui surat tertanggal 12 Januari dan 12 Maret 2021.

Dalam sebuah surat tertanggal 12 Maret 2021, UNESCO meminta komentar karena adanya informasi pihak ketiga tentang perubahan signifikan yang dibuat pada sistem zonasi Taman Nasional Pulau Komodo tahun 2020.

UNESCO meminta Indonesia untuk menyerahkan laporan terbaru tentang status konservasi taman nasional dan penerapannya paling lambat 1 Februari 2022 untuk diperiksa oleh Komite Warisan Dunia pada sesi ke-45 pada tahun 2022. (*)

KOMENTAR