Selasa, 05 Maret 2024

Keindahan Posong bukan Kaleng-Kaleng


 Keindahan Posong bukan Kaleng-Kaleng Foto: Lintang Rowe

ARAHDESTINASI.COM: Keindahan Taman Wisata Posong, Temanggung, Jawa Tengah, tidak perlu lagi diragukan. Pagi hari menjadi waktu paling sempurna untuk mendengarkan desau pepohonan pinus, kilau emas matahri terbit, udara dingin, dan tentunya pemandangan menakjubkan yang dikelilingi tujuh gunung: Sumbing, Merbabu, Merapi, Telomoyo, Andong, Ungaran, dan Sindoro.

Terbayangkan, bagaimana nikmatnya menghabiskan pagi di Taman Wisata Posong, ditemani kopi atau teh panas dan sepiring pisang serta tempe goreng? Bagaimana malam hari? Keindahannya tidak kalah menyilaukan. Duduk di luar tenda, menatap ribuan bintang di langit malam, dan juga desau gesekan pepohonan yang kian terdengar jelas.

20230902_064046

Jika suka kesunyian, datanglah ke Posong pada hari biasa. Di akhir pekan, suasananya lebih ramai. Wisatawan datang menginap di tenda-tenda dan rumah kayu yang sudah disediakan pengelola. Di pagi hari, mulai pukul 04.00, pengunjung mulai berdatangan berburu golden sunrise yang memang memukau.

Ada dua lokasi taman wisata di areal Posong. Di bagian atas dikelola swasta, sedangkan di bagian bawah dikelola Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Jarak antara keduanya tidak jauh, bisa ditempuh dengan berjalan kaki, sembari menikmati perkebunan tembakau yang ada di kanan kiri jalan. Keduanya juga sama-sama indah. Bedanya, Taman Wisata Posong bagian atas fasilitasnya lebih tertata, sedangkan di bagian bawah lebih mudah menjangkau warung-warung warga

Transportasi
Taman Wisata Posong tepatnya berada di Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Dari pusat Kota Temanggung jaraknya sekitar 22 km dengan waktu tempuh berkendara sekitar 45 menit. Menggunakan transportasi online, membawa mobil atau motor sendiri, menjadi pilihan yang paling tepat.

20230902_080838

Waktu kunjung terbaik jatuh pada bulan Agustus hingga Oktober. Lewat Oktober, biasanya curah hujan cukup tinggi. Selain itu perlu diperhatikan, pada bulan panen traya embakau sekitar pertengahan Agustus hingga Oktober. Pada masa itu biasanya kendaraan diparkir di bagian bawah, dan pengunjung bisa melanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 3,5 km, atau menyewa ojek lokal seharga Rp20ribu.

“Pada musim panen raya tembakau, banyak mobil pick up lalu-lalang membawa tembakau. Itu sebabnya, biasanya warga mengarahkan pengunjung untuk mermarkir kendaraan roda empat dibagian bawah, kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki atau menyewa ojek lokal,” jelas Lutfi Noufal, direksi Taman Wisata Posong kepada wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ketika berkunjung ke Posong, baru-baru ini.

Tiket Masuk
Nouval menjelaskan, Taman Wisata Posong memiliki luas lahan 2,5 hektare dan mulai beroperasi sejak 2014. Fasilitas dibangun bertahap, dan kini sudah tersedia gazebo, kedai kopi, tenda, rumah kayu, dan MCK. Setiap hari, Taman Wisata Posong dibuka mulai pukul 04.00 hingga 16.00.

Tiket masuk ke Taman Wisata Posong Rp20 ribu perorang, dengan biaya parkir motor Rp3.000 dan mobil Rp10 ribu. Untuk bisa menggunakan fasilitas tenda, tersedia Paket Ekonomi dan Paket Full Service. Kisaran harganya Rp80 ribu/orang atau Rp700 ribu pertenda. Untuk rumah kayu disewakan antara Rp1.300.000 hingga Rp1.900.000. ***

Editor : Lintang Rowe

Indonesia Terbaru