ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Rugi Kalau Cuma ke Borobudur dan Prambanan

Rabu , 10 Oktober 2018 | 09:13
Rugi Kalau Cuma ke Borobudur dan Prambanan
Candi Mendut / Foto: Dok arahdestinasi.com

ARAHDESTINASI.COM: Jika datang ke Magelang dan Yogyakarta, jangan hanya mendatangi Candi Borobudur (Magelang) dan Prambanan (Yogyakarta) saja. Di sekitarnya bertebaran candi-candi lain yang tak kalah menarik dan juga menyimpan banyak kisah. Manfaatkan waktu liburan dengan mengeksplor sekitarnya. Ibarat sekali mengayuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Sekadar tips, jika datang dalam rombongan, menyewa kendaraan akan jauh lebih praktis. Jika datang sendiri atau berdua, bisa menyewa kendaraan roda dua. Beberapa candi bisa juga bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan umum. Berikut panduan saat Anda datang mengeksplor Candi Borobudur, Prambanan, dan sekitarnya.

A. CANDI BOROBUDUR
Tidak perlu diragukan lagi, inilah candi yang paling populer di Indonesia. Jika datang saat perayaan Waisak, ada bonus suasana candi akan sangat berbeda. Apalagi ketika ribuan lampion dilepas. Langit malam di atas candi penuh dengan pendar cahaya yang mempesona. Pada hari biasa, candi yang dibangun sekitar abad ke-8 itu berdiri megah, mengundang decak kagum. Apalagi jika tahu sejarah pembuatannya yang konon menggunakan putih telur untuk merekatkan antarbatu. Datang pagi dan menjelang sore adalah waktu yang tepat untuk menghindari teriknya matahari. Mengetahui kisah dan makna dibalik patung dan pelataran candi yang masuk Kabupaten Magelang akan membuat perjalanan Anda lebih menarik.
Usai menjelajahi candi, tidak ada salahnya menelusuri perkampungan di luar candi. Bisa berjalan kaki atau menyewa sepeda. Kampung-kampung di sekitar candi sangat unik dan masyarakatnya sadar wisata. Toko suvenir, art gallery, homestay, belajar membuat batik, dan sebagainya bisa dijumpai di kampung-kampung seputaran Candi Borobudur.
Tiket & Lokasi: Untuk wisatawan lokal, masuk ke Candi Borobudur dikenai tiket masuk Rp40 ribu hari biasa dan Rp50 ribu akhir pekan. Untuk wisatawan asing US$ 25. Candi Borobudur terletak sekitar 17 km dari pusat kota Magelang dan sekitar 43 km dari Yogyakarta. Buka pukul 06.00 - 17.00

Candi Mendut
Candi Mendut letaknya sekitar 4 km dari Candi Borobudur. Merupakan candi Budha yang dibangun 824 Masehi. Ditemukan kembali sekitar 1836. Tinggi bangunan candi 26,40 meter. Dindingnya memiliki relief yang mengandung kisah. Di bagian selatan candi terdapat batu-batu reruntuhan yang oleh para ahli masih dicoba diidentifikasikan. Candi Mendut menghadap ke arah barat dan letaknya satu garis lurus dengan Candi Borobudur.
Tiket & Lokasi: Harga tiket masuk Candi Mendut Rp10.000. Candi ini lokasinya hanya sekitar 4 km dari Candi Borobudur. Buka pukul 07.00 - 18.00

Candi Pawon
Candi Pawon, Mendut, dan Borobudur terletak dalam satu garis lurus. Parah ahli memperkirakan ada kaitan erat antara tiga candi tersebut, apalagi ditemukan kesamaan pada motif pahatan. Mendatangi Candi Borobudur, belum lengkap jika tidak menapaki juga Candi Mendut dan Pawon.
Tiket & Lokasi: Harga tiket Rp20.000, Lokasinya sekitar 2 km dari Candi Borobudur.

Selain Candi Mendut dan Pawon, ada banyak candi yang jaraknya bisa ditempuh sekitar 30 hingga 45 menit perjalanan darat, di antaranya Candi Pendem, Candi Asu, Candi Gunungsari, Candi Wukir, dan lain-lain.

B. CANDI PRAMBANAN
Candi Prambanan, Yogyakarta merupakan candi Hindu yang dibangun abad ke-9. Terdiri dari tiga pelataran, dan pelataran dalam dianggap yang paling suci. Bentuk candinya indah, apalagi jika tengah diadakan acara seperti pagelaran musik jazz dengan latar Candi Prambanan yang berdiri menjulang dengan siraman lampu. Datang ke Prambanan jelas lebih asyik jika mengetahui sejarah yang menyertai, termasuk nama-nama kumpulan candi, relief dan maknanya.
Tiket & Lokasi: Lokasi Candi Prambanan di tepi Jalan Raya Solo-Yogyakarta, sekitar 16,5 km dari Yogyakarta. Tiket masuk wisatawan lokal Rp40.000 (dewasa) dan Rp20.000 (anak-anak). Wisatawan asing US$ 25. Buka pukul 06.00 - 17.00.

Candi Sewu
Sesuai namanya, di areal Candi Sewu yang berarti seribu, memang terdapat banyak candi-candi. Jumlahnya memang tidak sampai seribu, total 249 candi. Candi ini diperkirakan dibangun abad ke-8 dan dari berbagai penelitian, para ahli menduga merupakan candi agama Budha.
Tiket & Lokasi: Tiket masuk Rp8.000, lokasi sekitar 2 km dari Candi Prambanan. Buka pukul 06.00 - 17.00

Candi Ratu Boko
Banyak orang mengejar matahari terbenam di Candi Ratu Boko. Meski sudah tidak utuh lagi, namun candi ini banyak didatangi wisatawan, termasuk penggemar fotografi. Banyak spot foto menarik ketika matahari terbenam, di antaranya gerbang Candi Ratu Boko. Areal candi seluas 26 hektare dibagi dalam empat bagian, tengah, tenggara, barat, dan timur. Masing-masing memiliki keistimewaan dan kisah yang bisa dibaca di papan keterangan yang ada di dekat pintu masuk.
Tiket dan Lokasi: Harga tiket masuk Candi Ratu Boko Rp40 ribu untuk wisatawan lokal. Lokasinya tidak jauh dari Candi Prambanan, sekitar 5 km.

Candi Plaosan
Di dekat Candi Prambanan juga ada Candi Plaosan. Candi ini kerap disebut Candi Kembar karena memang ada dua candi dengan bentuk serupa, yang dikenal dengan nama Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Candi Plaosan dibangun abad ke-9, sangat unik karena arsitekturnya merupakan campuran peninggalan Hindu dan Budha.
Tiket & Lokasi: Harga tiket masuk Rp5.000. Lokasinya sekitar 2,5 km dari Candi Prambanan. (*)

Editor : Aurora
KOMENTAR